Sejak putranya meninggal dunia, hidup Nenek Mimin berubah sepenuhnya. Di usia 70 tahun, beliau harus menjadi ibu sekaligus ayah bagi dua cucunya yang masih kecil, Dia (9 tahun) dan Maya (2 tahun). Ibu mereka terpaksa bekerja sebagai asisten rumah tangga di luar kota demi menyambung hidup. Kini mereka bertiga tinggal di rumah sederhana non permanen berukuran sekitar 2x3 meter yang jauh dari kata layak. Dalam keterbatasan itu, Nenek Mimin berjuang seorang diri memastikan kedua cucunya tetap bisa makan dan bertahan hidup.

Di balik perjuangannya merawat dua cucu yatim, Nenek Mimin sebenarnya sedang melawan penyakit jantung yang dideritanya. Beliau pernah menjalani perawatan intensif akibat serangan jantung dan hingga kini kondisi kesehatannya masih sering menurun. Namun demi cucu-cucunya, Nenek Mimin tetap berjualan cipuk keliling setiap hari dengan penghasilan sekitar Rp35 ribu. Saat tubuh renta itu mulai kehabisan tenaga, beliau tetap melangkah karena tidak ada pilihan lain. "Mak… titip urus anak-anak. Saya sudah tidak kuat…" menjadi pesan terakhir sang anak yang kini terus dijaga Nenek Mimin dengan seluruh sisa tenaga dan hidupnya.
Melalui program ini, kami mengajak #KawanKebaikan untuk membantu Nenek Mimin memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, biaya pengobatan jantung, serta kebutuhan Dia dan Maya agar dapat tumbuh dengan lebih baik. Setiap donasi yang diberikan akan menjadi kekuatan bagi seorang nenek yang sedang berjuang menjaga amanat terakhir anaknya. Mari hadir menjadi harapan bagi keluarga kecil ini. Klik tombol donasi sekarang dan bantu Nenek Mimin melanjutkan perjuangannya.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |